ABSTRAK
Studi ini secara eksperimental menyelidiki perilaku pemesanan pengecer seperti penjual koran yang terkendala secara finansial dan menghadapi permintaan stokastik di bawah kredit dagang. Dengan menggunakan eksperimen laboratorium yang terkontrol, kami memeriksa perilaku pemesanan pengecer yang mendapatkan inventaris dengan kredit dagang dari pemasok tanpa risiko kebangkrutan (NBR) dan risiko kebangkrutan (BR) pada margin laba rendah dan tinggi. Pengamatan eksperimental kami menunjukkan penyimpangan dari optimalitas normatif, dan kami menemukan kontras dalam perilaku pemesanan dalam pengaturan NBR dan BR. Dibandingkan dengan kuantitas optimal normatif masing-masing, dalam pengaturan NBR, pengecer memesan terlalu banyak dalam margin laba rendah dan memesan terlalu sedikit dalam kondisi margin laba tinggi, sedangkan, dalam pengaturan BR, pemesanan terlalu sedikit yang konsisten diamati dalam kondisi margin laba rendah dan tinggi. Selanjutnya, kami menggunakan model regresi panel dinamis yang didorong oleh heuristik pengejaran permintaan untuk menangkap pola pemesanan. Akhirnya, kami mengembangkan model teoretis prospek untuk menggambarkan perilaku pemesanan terlalu sedikit yang diamati dalam pengaturan BR dan menemukan bahwa titik referensi memainkan peran kunci. Hasil kami memberikan wawasan tentang perlunya mengidentifikasi perilaku pengecer yang mengalami kendala keuangan dan mengembangkan model deskriptif untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.
Kelimpahan Versus Kelangkaan: Sebuah Studi Eksperimental pada Penjual Koran yang Memiliki Keterbatasan Finansial

Leave a Reply