Menguping Kebijakan, Kepemimpinan, dan Etika AI UNESCO

Menguping Kebijakan, Kepemimpinan, dan Etika AI UNESCO

Abstrak
Proliferasi kecerdasan buatan (AI) yang pesat telah meningkatkan kebutuhan akan kerangka tata kelola etis yang mengatasi dampak sosialnya. Artikel ini menyelidiki bagaimana pedoman AI etis UNESCO memengaruhi praktik kepemimpinan di berbagai konteks budaya dan organisasi, dengan perhatian khusus pada peran kecerdasan manusia (HI) dalam melengkapi tata kelola AI. Melalui analisis dokumen komparatif kerangka tata kelola kecerdasan buatan di Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Tiongkok, dilengkapi dengan studi kasus di India dan wawasan dari kontributor UNESCO, studi ini mengungkap pola-pola utama dalam implementasi prinsip-prinsip etika regional, seperti transparansi, akuntabilitas, dan inklusivitas. Temuan tersebut menekankan peran penting kepemimpinan dalam menavigasi persimpangan kerangka kerja global dan prioritas lokal. Penelitian ini berkontribusi pada wacana yang berkembang tentang tata kelola AI etis dan kepemimpinan dalam teknologi transformatif dengan mengidentifikasi kompetensi kepemimpinan yang penting dan menawarkan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *